Image of Mencuri Uang Rakyat: 16 Kajian Korupsi di Indonesia, Buku 3: Bantuan Asing, Swasta, BUMN

Book

Mencuri Uang Rakyat: 16 Kajian Korupsi di Indonesia, Buku 3: Bantuan Asing, Swasta, BUMN



Tidak hubungan sebab-akibat antara bantuan luar negeri dan korupsi. Mekanisme KKN yang rapi sudah lama terpancang sebelum arus bantuan masuk ke Indonesia. Pendorongnya adalah kondisi ekonomi dan geopolitik yang merangsang penanaman modal swasta. Namun di kancah swasta, korupsi juga marak, sejak masa "Benteng" dan "importir aktentas" di tahun 1950-an sampai jaman "cukong" dan "konglomerat" Suharto. Beberapa kasus spektakuler di masa lalu terdengar biasa saja dibanding skala pencurian uang rakyat dewasa ini.
Dan di tengah samudera kebobrokan yang mengepung semua perusahaan negara, dua BUMN membenahi diri mereka secara gemilang, tidak hanya di mata orang dalam negeri, tapi juga di mata dunia. Kemauan kuat di kalangan pimpinan, dan penerapan beberapa kiat manajemen, bisa menciptakan mutiara dalam lumpur. Bahkan, dengan sedikit saja perubahan dapat dihasilkan perbaikan yang sangat besar.
Mencuri Uang Rakyat memperingatkan bahwa kebijakan tunggal tidak akan mempu menahan arus deras korupsi. Bila tekanan politik cukup kuat, biasanya pemerintah berhasil menggembosi gerakan anti-korupsi dengan pura-pura serius ingin melawan korupsi dengan cepat-cepat membentuk komisi dan satgas anti-korupsi.
Menjebloskan koruptor ke dalam penjara juga tidak akan berhasil membendung arus korupsi.


Ketersediaan

8566INA II.02.05 Mencuri/2002Perpustakaan Komnas HAMTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
INA II.02.05 Mencuri/2002
Penerbit Yayasan Aksara : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xvii, 192 halaman; 18 x 24 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979309303X
Klasifikasi
INA II.02.05
Tipe Isi
text
Tipe Media
unmediated
Tipe Pembawa
volume
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

JudulEdisiBahasa
Mencuri Uang Rakyat: 16 Kajian Korupsi di Indonesia, Buku 1: Dari Puncak sampai Dasarid
Mencuri Uang Rakyat: 16 Kajian Korupsi di Indonesia, Buku 2: Pesta Tentara, Hakim, Bankir, Pegawai Negeriid
Mencuri Uang Rakyat: 16 Kajian Korupsi di Indonesia, Buku 4: Mencari Paradigma Baruid



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this